Iklan

Jumat, 05 Agustus 2016

Assalamualaikum

Selamat untuk para atlet yg akan berjuang di arena Olimpiade Rio 2016, Semoga latihan dan pengorbanannya untuk meraih tiket menuju olimpiade berbuah hasil maksimal sesuai yg diharapkan.

Semoga pada saat penyerahan medali nanti, suara lagu Indonesia Raya yg diperdengarkan.

Dan juga Selamat untuk Panitia Persiapan Olimpiade 2016 yg telah berusaha untuk mempersiapkan arena olahraga sebaik mungkin, khususnya kepada Negara Brazil sebagai tuan rumah di ajang empat tahunan tersebut. Semoga pelaksanaannya berjalan sesuai ekspektasi para penonton, pendukung dan peserta  Olimpiade Rio 2016.

Jangan  sampai  terjadi suatu insiden atau kesalahan yg disengaja atau tidak disengaja seperti contoh pada saat Copa America Centenario 2016,  Bagus Persiapannya, bagus Promosinya, Tapi Pelaksanaanya masih tanda Tanya.  Dilaksanakan di Negara yg  dianggap pintar dan maju teknologinya, yg melindungi negara lain dan katanya menjaga perdamaian dunia.   Dijadikan sebagai tuan rumah untuk menghormati 100  tahun diadakannya piala sepakbola negara2 benua amerika latin.

Tapi pada pelaksanaanya, semua penonton, baik yg menyaksikan atau  mendengarkan secara langsung maupun dari siaran televisi ataupun dari radio bisa menilai secara langsung, apakah panitia pertandingan menghormati atau menghargai atlet yg akan berjuang untuk negaranya masing-masing. Negara yg akan tampil ingin memperlihatkan kebanggaannya pada negaranya sebelum melakukan pertandingan sepakbola dengan menghormati bendera kebangsaan dan mendengarkan lagu kebangsaannya masing-masing. Tapi oleh panitia pertandingan memutar lagu kebangsaan yg untuk Negara lain. Artinya iramanya lain, bahasanya lain dan belum tentu dimengerti oleh setiap pemain yg akan tampil. Sehingga fokus dan konsentrasi pemain bisa rusak sebelum pertandingan. Itu dikira hanya suatu insiden, mungkin untuk sekali, masih bisa dimaklumi. Tapi kemudian hal tersebut diulang kembali pada pertandingan lain di tempat yg berbeda dan dihari lain. Dan yg paling lucu  dan menjengkelkan saat  para pemain sepakbola, bintang lapangan sepakbola di klub dunia, ingin mendengar lagu kebangsaan negaranya diperdengarkan sesaat sebelum pertandingan yg serius, tapi panitia pertandingan memutar lagu salah satu penyanyi dari Negara panitia pertandingan alias tuan rumah. Ini menghormati hak asasi manusia atau menginjak2 hak suatu negara yg akan tampil berjuang untuk menjaga nama baik negaranya.