Tak ada yang pernah mengetahui tentang apa yang akan terjadi di dalam hidupnya..
Tak ada juga yang pernah mengetahui kapan ia akan mengalami hal ini dan itu..
Namun..
Seseorang bisa merasakan apa yang ada di dalam hatinya..
Perasaan senang, sedih, merana, dan juga bahkan perasaan lain yang tak mampu kita katakan satu persatu..
Hmmm..jika kuperhatikan di dalam hidup manusia..
Banyak orang yang mengalami hal yang sebenarnya tidak masuk akal di dalam hidup..
Yang menurutku hal yang dikatakan dan diakui oleh orang tersebut sebenarnya adalah tindakan bodoh yang pernah ada..
Seperti terkadang ada yang mengakui bahwa ia merasa letih dan bosan untuk hidup..
Yah..aneh memang ya..
Tetapi memang begitulah kenyataan yang sering kita temukan di dalam dunia..
Kenyataan yang sebenarnya memprihatinkan..
Dimana seseorang hanya dipermainkan oleh perasaannya yang tidak menentu..
Dan pada akhirnya ia menjadi lemah dan tidak mau bangkit dari keadaan yang ada..
Kalau dipikir-pikir..
Mengapa orang bisa bosan hidup atau menyerah?
Setelah kuperhatikan..jawabannya cukup beragam..
Ada yang karena masalah cinta..ada juga masalah mentalnya yang tidak tahan banting.. atau bisa juga karena pergumulannya yang berat..misalnya karena masalah keluarga, karir, dan sebagainya..
Namun pada faktanya..
Orang yang berkata seperti itu adalah orang yang bodoh dan tidak menghargai anugerah Sang Pencipta..
Mungkin kau bertanya..
Dapatkah aku merasakan ketulusan hati Sang Pencipta jika aku dipisahkan atau tidak berjodoh dengan orang yang kukasihi?
Dapatkah aku merasakan ketulusan hati Sang Pencipta jika aku terus-menerus melalui jalan yang sulit?
Dapatkah aku merasakan ketulusan hati Sang Pencipta jika aku terus-menerus mengalami masalah yang beruntun?
Ah..semua masalah itu membuatku ingin menyerah, letih, lemah, lesu, dan bosan untuk hidup..
Ketika Anda mulai dipermainkan oleh perasaan Anda yang tidak menentu..
Dan mulai membuang-buang waktu untuk mengasihani diri Anda dengan sia-sia..
Anda harus mengetahui..
Ketika Anda tidak berjodoh dengan orang yang mungkin Anda kasihi.. hal tersebut bukan karena Sang Pencipta tidak tulus mengasihi Anda..
Tetapi justru karena Ia sangat mengasihi Anda..Ia tahu memberi yang terbaik bagimu dan Ia akan memberikan pasangan hidup yang sepadan dan lebih baik dari orang yang Anda kasihi selama ini..
Ketika Anda sepertinya selalu melewati jalan yang sulit..
Hal tersebut bukan berarti Ia tidak memperdulikanmu..tetapi justru Ia ingin mendidikmu agar kau menjadi manusia yang tangguh dalam menghadapi hidup dan waktu yang jahat ini..
Ketika kau mengalami masalah yang beruntun..
Hal tersebut bukan berarti Ia tak memperdulikanmu..tetapi justru Ia ingin agar kau merasakan bahwa Sang Pencipta mampu memberikanmu kedamaian di tengah masalahmu yang beruntun ketika kau bersedia untuk datang dan berharap kepadaNya..
Dan ketika tak ada lagi harapan di dunia..Sang Pencipta yang dengan tangan kasihNya yang lembut ingin agar kau percaya bahwa Ia sanggup memberikan apa yang diinginkan hatimu..
Namun jika Anda bertanya..
Apakah yang harus kulakukan agar aku merasakan ketulusan hati Sang Pencipta?
Jawabannya ialah..
KAU HARUS KUAT SEPERTI SEORANG TENTARA!!
Seorang tentara di barisan depan..
Ia selalu memiliki mental seorang pemenang..
Tidak takut akan bahaya yang menghadang..
Dan percaya bahwa setiap daerah yang diinjaknya akan menjadi miliknya..
Seorang tentara di barisan depan..
Tidak mau dipermainkan oleh perasaannya semata..
Tetapi dengan hati yang kuat dan teguh..
Ia terus maju dan menghadapi hari-harinya dengan berani..
Seorang tentara di barisan depan..
Tidak takut akan ancaman musuh ..
Tetapi dengan gagah berani ia terus maju..
Dan berjuang untuk merebut benteng musuh..
Seorang tentara di barisan depan..
Tidak perduli akan masalah yang akan dihadapinya di dalam peperangan..
Dan ia terus maju di medan peperangan..
Sampai kemenangan ada di tangannya..
Seorang tentara yang kuat tidak pernah mengasihani dirinya sendiri..
Baginya untuk dapat menjalani hari dengan penuh kemenangan adalah suatu anugerah..
Dan baginya untuk berjuang di medan peperangan yang sulit bukanlah hal yang harus dihindari..tetapi justru hal tersebut adalah suatu kehormatan yang besar..
Di dalam hidup..
Kita mengalami peperangan di dalam diri..
Dan memang..
Setiap waktu dan detik di dalam kehidupan ini adalah jahat..
Namun kita harus memenangkan peperangan itu..
Dengan dirimu kuat bagaikan tentara..
Kau akan menjadi manusia yang berkepribadian kuat..
Yang tidak mudah menyerah..
Yang berani menghadapi hidup..
Yang tidak membuang-buang waktu dengan mengasihani diri sendiri..
Ketika kau memiliki mental yang kuat bagaikan tentara..
Kau akan merasakan ketulusan hati Sang Pencipta..
Karena dengan dirimu memiliki mental yang kuat bagaikan tentara..
Kau akan menjalani hari-harimu dengan berani tanpa mengasihani dirimu dengan sia-sia..
Ketika kau memiliki kepribadian yang kuat dalam menjalani hari-harimu..
Kau akan tahu untuk mengucap syukur..
Dan kau akan mengerti..
Bahwa Sang Pencipta selalu menyediakan hal yang terbaik untukmu..
Iklan
Jumat, 27 Maret 2009
Knowing The Secret of Happiness
Banyak orang mencari tahu mengenai rahasia kebahagiaan...
Mmmm...jika hal tersebut ditilik lebih dalam..
Memang bukan suatu perkara yang mudah untuk menafsirkannya..
Bahkan pujangga yang terkenal sekalipun mungkin tidak mampu untuk menjelaskan dengan pasti mengenai rahasia kebahagiaan..
Hidup bukanlah yang terbaik menurut pikiran manusiawi..
Melainkan yang terbaik menurut kehendak Sang Pencipta..
Hidup bukanlah menghabiskan hari dengan mencari kesenangan..
Tetapi hidup adalah bagaimana kita mau untuk memberikan kebahagiaan bagi orang lain..
Hidup bukanlah bagaimana menciptakan suatu tawa yang semu..
Melainkan bagaimana kita melukis senyum di wajah orang lain..
Hidup bukanlah bagaimana kita menunjukkan keangkuhan dan kegagahan belaka..
Melainkan bagaimana kita mencucurkan airmata dan mengulurkan tangan kepada sesama..
Mungkin setiap orang mempunyai cita-cita dan ambisi..
Baik untuk dirinya, anaknya, maupun keturunannya kelak..
Namun pikirkanlah..
Setelah semua itu terwujud..
Akankan kebahagiaan akan merekah selamanya di dalam hati?
Ataukah senyum tetap dapat terlukis selamanya?
Ataukah kebahagiaan yang abadi akan tetap ada di dalam keberhasilan suatu rencana?
Sama sekali tidak!
Rahasia kebahagiaan dan kehidupan adalah ketika kita mengenal ketulusan hati Sang Pencipta..
Dan bagaimana kita membuat hidup kita berarti di hadapan Sang Pencipta dan sesama manusia..
Hidup adalah bagaimana kita sanggup untuk mencairkan kebekuan di dalam hati...
Dan mencucurkan airmata serta memberikan pengharapan bagi yang membutuhkan..
Rahasia kebahagiaan adalah...
Ketika kau memiliki hati yang peka terhadap sesamamu..
Ketika kau menghampiri mereka yang melambai-lambai meminta pertolongan..
Ketika kau tidak menutup telinga terhadap seruan dan tangisan permohonan akan pembebasan dari segala masalah dan segala kesulitan hidup mereka yang tak terkatakan..
Ketika kau meninggikan diri..
Hatimu akan menjadi beku..
Telingamu akan menjadi tuli terhadap seruan sesamamu yang membutuhkan..
Meskipun engkau merangkai mutiara dalam tutur katamu, kata-katamu akan tetap menjadi hambar..
Dan kau tidak akan pernah mengetahui rahasia kebahagiaan..
Karena rahasia kebahagiaan hanya dimiliki oleh orang yang berhati tulus dan berbelas kasihan...
Mmm..mungkin banyak yang tidak mengerti akan maksud ini semua..
Tetapi saya rasa hal ini akan membuka mata hatimu..
Ketahuilah..
Ucapan terima kasih yang keluar dari bibir sesamamu yang membutuhkan pertolongan..
Sesungguhnya hal itu lebih berharga daripada uang dan segala kekayaan di dunia ini..
Dan ketika melihat kebahagiaan merekah di wajah sesamamu..
Hal itu lebih indah dari segala khayalan indah yang pernah ada dalam benakmu..
Namun hal yang perlu kau ketahui..
Hal tersebut tidak akan dapat kau mengerti atau rasakan..
Ketika hatimu telah menjadi beku dan tidak berbelas kasihan kepada sesamamu..
Mungkin dari mulutmu kau bisa mengatakan segala keinginan mulia untuk sesamamu..
Namun jika hatimu tetap membeku..
Hal tersebut hanyalah kesia-siaan belaka..
Karena ucapanmu tidak akan terwujud apabila hatimu tetap mengeras..
Mungkin terkadang kau tidak menyadari..
Bahwa hatimu telah menjadi dingin dan mengeras..
Namun berhati-hatilah jika hatimu telah menjadi dingin dan membeku..
Karena kau tidak akan pernah mengerti rahasia kebahagiaan didalam kebekuan hatimu..
Mmmm...jika hal tersebut ditilik lebih dalam..
Memang bukan suatu perkara yang mudah untuk menafsirkannya..
Bahkan pujangga yang terkenal sekalipun mungkin tidak mampu untuk menjelaskan dengan pasti mengenai rahasia kebahagiaan..
Hidup bukanlah yang terbaik menurut pikiran manusiawi..
Melainkan yang terbaik menurut kehendak Sang Pencipta..
Hidup bukanlah menghabiskan hari dengan mencari kesenangan..
Tetapi hidup adalah bagaimana kita mau untuk memberikan kebahagiaan bagi orang lain..
Hidup bukanlah bagaimana menciptakan suatu tawa yang semu..
Melainkan bagaimana kita melukis senyum di wajah orang lain..
Hidup bukanlah bagaimana kita menunjukkan keangkuhan dan kegagahan belaka..
Melainkan bagaimana kita mencucurkan airmata dan mengulurkan tangan kepada sesama..
Mungkin setiap orang mempunyai cita-cita dan ambisi..
Baik untuk dirinya, anaknya, maupun keturunannya kelak..
Namun pikirkanlah..
Setelah semua itu terwujud..
Akankan kebahagiaan akan merekah selamanya di dalam hati?
Ataukah senyum tetap dapat terlukis selamanya?
Ataukah kebahagiaan yang abadi akan tetap ada di dalam keberhasilan suatu rencana?
Sama sekali tidak!
Rahasia kebahagiaan dan kehidupan adalah ketika kita mengenal ketulusan hati Sang Pencipta..
Dan bagaimana kita membuat hidup kita berarti di hadapan Sang Pencipta dan sesama manusia..
Hidup adalah bagaimana kita sanggup untuk mencairkan kebekuan di dalam hati...
Dan mencucurkan airmata serta memberikan pengharapan bagi yang membutuhkan..
Rahasia kebahagiaan adalah...
Ketika kau memiliki hati yang peka terhadap sesamamu..
Ketika kau menghampiri mereka yang melambai-lambai meminta pertolongan..
Ketika kau tidak menutup telinga terhadap seruan dan tangisan permohonan akan pembebasan dari segala masalah dan segala kesulitan hidup mereka yang tak terkatakan..
Ketika kau meninggikan diri..
Hatimu akan menjadi beku..
Telingamu akan menjadi tuli terhadap seruan sesamamu yang membutuhkan..
Meskipun engkau merangkai mutiara dalam tutur katamu, kata-katamu akan tetap menjadi hambar..
Dan kau tidak akan pernah mengetahui rahasia kebahagiaan..
Karena rahasia kebahagiaan hanya dimiliki oleh orang yang berhati tulus dan berbelas kasihan...
Mmm..mungkin banyak yang tidak mengerti akan maksud ini semua..
Tetapi saya rasa hal ini akan membuka mata hatimu..
Ketahuilah..
Ucapan terima kasih yang keluar dari bibir sesamamu yang membutuhkan pertolongan..
Sesungguhnya hal itu lebih berharga daripada uang dan segala kekayaan di dunia ini..
Dan ketika melihat kebahagiaan merekah di wajah sesamamu..
Hal itu lebih indah dari segala khayalan indah yang pernah ada dalam benakmu..
Namun hal yang perlu kau ketahui..
Hal tersebut tidak akan dapat kau mengerti atau rasakan..
Ketika hatimu telah menjadi beku dan tidak berbelas kasihan kepada sesamamu..
Mungkin dari mulutmu kau bisa mengatakan segala keinginan mulia untuk sesamamu..
Namun jika hatimu tetap membeku..
Hal tersebut hanyalah kesia-siaan belaka..
Karena ucapanmu tidak akan terwujud apabila hatimu tetap mengeras..
Mungkin terkadang kau tidak menyadari..
Bahwa hatimu telah menjadi dingin dan mengeras..
Namun berhati-hatilah jika hatimu telah menjadi dingin dan membeku..
Karena kau tidak akan pernah mengerti rahasia kebahagiaan didalam kebekuan hatimu..
Because You Will Never Know..
Setiap orang memiliki keinginan di dalam hati..
Dan setiap orang memiliki keinginan yang terkadang tak dapat dicapainya..
Hmmm..aku pernah mendengar seseorang berkata..
Kalau kau berusaha mencapai apa yang kau inginkan..
Pasti semua itu akan tercapai..
Yah..itu semua memang ada benarnya..
Tetapi belum tentu itu semua pasti akan terjadi..
Dalam hal ini..saya bukan ingin meremehkan usaha maupun keinginan kuat Anda..
Tetapi ada hal yang seharusnya Anda tahu..
Terkadang hal yang Anda inginkan dengan begitu sangat..
Justru hal tersebut diizinkan oleh Sang Pencipta untuk tidak kau miliki..
Kalau Anda bertanya..mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Jawaban dari semua itu adalah karena sesungguhnya Sang Pencipta ingin memberikan yang terbaik bagi hidup Anda..
Dan bukan hanya itu saja..
Satu fakta yang mungkin selama ini tidak Anda sadari..
Sang Pencipta sesungguhnya ingin MENDIDIK ANDA dalam pembentukan kepribadian Anda!!
Mungkin Anda bertanya..
Untuk apa Sang Pencipta mendidik saya?
Untuk apa Sang Pencipta ingin membentuk kepribadian saya?
Bukankah Ia adalah Sang Pencipta Yang Maha Tahu?
Ya benar..
Ia memang Maha Tahu mengenai masa depanmu..
Namun Ia ingin melatih dirimu agar kau siap menghadapi masa depanmu..
Ia ingin mendidik dirimu agar kau menjadi pribadi yang lebih baik dalam menghadapi masa depan yang telah dipersiapkanNya bagimu..
Terkadang kau merasa kecewa ketika apa yang kau usahakan tidak sebanding dengan hasil yang kau dapatkan..
Atau kau sering melihat rumput tetangga terlihat lebih hijau dibandingkan dirimu..
Tetapi terkadang kau tidak pernah mau melihat kepada dirimu sendiri..
Dan mensyukuri segala yang kau telah raih meskipun hal tersebut mungkin tidak memberikan kepuasan yang maksimal pada dirimu..
Sesungguhnya..dirimu mungkin tak pernah tahu..
Bahwa setiap detik di dalam hidupmu..
Sang Pencipta selalu memberikan pendidikan yang berarti bagimu..
Yah..pendidikan itu bisa saja kau tidak sadari..
Seperti kau mengharapkan suatu hal yang tinggi..
Namun hal tersebut tidak datang juga padamu..
Mungkin kau bertanya..
Mengapa hal yang kuinginkan dan kuusahakan tidak kunjung datang padaku..
Hal tersebut bisa saja diizinkan oleh Sang Pencipta..
Agar kau tidak menjadi pribadi yang angkuh dan sombong..
Atau misalkan saja kau melihat bahwa orang lain dengan usaha yang tidak sekeras dirimu bisa berhasil..
Tetapi kau harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan hasil yang sama..
Nah..hal tersebut juga bisa saja diizinkan terjadi padamu..
Karena Sang Pencipta ingin mengajarkanmu arti sebuah kerja keras..
Ada kalanya Sang Pencipta mengajarkanmu untuk giat berusaha..
Namun ada kalanya ia mendidikmu untuk bersikap tenang..
Ada kalanya Ia menginginkanmu mencari dan berharap kepadaNya..
Namun ada kalanya Ia menginginkanmu untuk sabar..
Karena manusia tidak pernah tahu..
Mengenai apa yang terbaik dalam hidupnya..
Tetapi Sang Pencipta selalu tahu yang terbaik di dalam hidup manusia..
Dan Ia selalu akan MENDIDIK MANUSIA agar menjadi yang terbaik sesuai pemikiranNya..
Namun pada akhirnya..
Manusia sendirilah yang akan memutuskan..
Apakah Ia mau ikhlas di dalam hidupnya untuk dididik oleh Sang Pencipta meskipun didikan itu mungkin tidak sesuai keinginan hatinya..
Atau tetap berjalan menurut keinginannya dan mengacuhkan didikan Sang Pencipta..
Itu semua adalah pilihan pribadi manusia..
Namun ingat..
Semua pendidikan yang diberikan Sang Pencipta adalah untuk mempersiapkan dirimu dalam menghadapi masa depanmu..
Karena Ia tahu apa yang akan terjadi pada dirimu..
Namun kau tidak akan pernah tahu rahasiaNya..
Sampai pada akhirnya kau sendiri akan menyadari..
Dan matamu akan terbuka serta melihat..
Bahwa pendidikan demi pendidikan yang selama ini diberikanNya padamu..
Adalah untuk memberikan yang terbaik bagi dirimu..
Dan untuk membentuk dirimu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari lepas hari..
Dan setiap orang memiliki keinginan yang terkadang tak dapat dicapainya..
Hmmm..aku pernah mendengar seseorang berkata..
Kalau kau berusaha mencapai apa yang kau inginkan..
Pasti semua itu akan tercapai..
Yah..itu semua memang ada benarnya..
Tetapi belum tentu itu semua pasti akan terjadi..
Dalam hal ini..saya bukan ingin meremehkan usaha maupun keinginan kuat Anda..
Tetapi ada hal yang seharusnya Anda tahu..
Terkadang hal yang Anda inginkan dengan begitu sangat..
Justru hal tersebut diizinkan oleh Sang Pencipta untuk tidak kau miliki..
Kalau Anda bertanya..mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Jawaban dari semua itu adalah karena sesungguhnya Sang Pencipta ingin memberikan yang terbaik bagi hidup Anda..
Dan bukan hanya itu saja..
Satu fakta yang mungkin selama ini tidak Anda sadari..
Sang Pencipta sesungguhnya ingin MENDIDIK ANDA dalam pembentukan kepribadian Anda!!
Mungkin Anda bertanya..
Untuk apa Sang Pencipta mendidik saya?
Untuk apa Sang Pencipta ingin membentuk kepribadian saya?
Bukankah Ia adalah Sang Pencipta Yang Maha Tahu?
Ya benar..
Ia memang Maha Tahu mengenai masa depanmu..
Namun Ia ingin melatih dirimu agar kau siap menghadapi masa depanmu..
Ia ingin mendidik dirimu agar kau menjadi pribadi yang lebih baik dalam menghadapi masa depan yang telah dipersiapkanNya bagimu..
Terkadang kau merasa kecewa ketika apa yang kau usahakan tidak sebanding dengan hasil yang kau dapatkan..
Atau kau sering melihat rumput tetangga terlihat lebih hijau dibandingkan dirimu..
Tetapi terkadang kau tidak pernah mau melihat kepada dirimu sendiri..
Dan mensyukuri segala yang kau telah raih meskipun hal tersebut mungkin tidak memberikan kepuasan yang maksimal pada dirimu..
Sesungguhnya..dirimu mungkin tak pernah tahu..
Bahwa setiap detik di dalam hidupmu..
Sang Pencipta selalu memberikan pendidikan yang berarti bagimu..
Yah..pendidikan itu bisa saja kau tidak sadari..
Seperti kau mengharapkan suatu hal yang tinggi..
Namun hal tersebut tidak datang juga padamu..
Mungkin kau bertanya..
Mengapa hal yang kuinginkan dan kuusahakan tidak kunjung datang padaku..
Hal tersebut bisa saja diizinkan oleh Sang Pencipta..
Agar kau tidak menjadi pribadi yang angkuh dan sombong..
Atau misalkan saja kau melihat bahwa orang lain dengan usaha yang tidak sekeras dirimu bisa berhasil..
Tetapi kau harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan hasil yang sama..
Nah..hal tersebut juga bisa saja diizinkan terjadi padamu..
Karena Sang Pencipta ingin mengajarkanmu arti sebuah kerja keras..
Ada kalanya Sang Pencipta mengajarkanmu untuk giat berusaha..
Namun ada kalanya ia mendidikmu untuk bersikap tenang..
Ada kalanya Ia menginginkanmu mencari dan berharap kepadaNya..
Namun ada kalanya Ia menginginkanmu untuk sabar..
Karena manusia tidak pernah tahu..
Mengenai apa yang terbaik dalam hidupnya..
Tetapi Sang Pencipta selalu tahu yang terbaik di dalam hidup manusia..
Dan Ia selalu akan MENDIDIK MANUSIA agar menjadi yang terbaik sesuai pemikiranNya..
Namun pada akhirnya..
Manusia sendirilah yang akan memutuskan..
Apakah Ia mau ikhlas di dalam hidupnya untuk dididik oleh Sang Pencipta meskipun didikan itu mungkin tidak sesuai keinginan hatinya..
Atau tetap berjalan menurut keinginannya dan mengacuhkan didikan Sang Pencipta..
Itu semua adalah pilihan pribadi manusia..
Namun ingat..
Semua pendidikan yang diberikan Sang Pencipta adalah untuk mempersiapkan dirimu dalam menghadapi masa depanmu..
Karena Ia tahu apa yang akan terjadi pada dirimu..
Namun kau tidak akan pernah tahu rahasiaNya..
Sampai pada akhirnya kau sendiri akan menyadari..
Dan matamu akan terbuka serta melihat..
Bahwa pendidikan demi pendidikan yang selama ini diberikanNya padamu..
Adalah untuk memberikan yang terbaik bagi dirimu..
Dan untuk membentuk dirimu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari lepas hari..
Langganan:
Postingan (Atom)